Kasirinyuk

Kebijakan Privasi

Terakhir diperbarui: 29 Agustus 2026

Data yang diproses

Kasirinyuk memproses identitas akun pemilik dan karyawan, nama usaha dan outlet, katalog, transaksi, sesi kasir, serta catatan operasional yang dimasukkan pengguna. PIN disimpan dalam bentuk hash dan tidak dapat dibaca kembali dari aplikasi.

Tujuan dan dasar pemrosesan

Data digunakan untuk menyediakan layanan kasir, autentikasi, pencatatan transaksi, stok, struk, laporan, keamanan akun, dan dukungan. Pengguna usaha bertanggung jawab memastikan data yang dimasukkan memiliki dasar pemrosesan yang sah dan memberi tahu karyawannya.

Penyimpanan dan pihak pemroses

Data aplikasi disimpan dan dijalankan pada infrastruktur penyedia layanan cloud pihak ketiga, di wilayah yang dikonfigurasi dekat Indonesia. Data tidak dijual. Data hanya dibagikan kepada penyedia infrastruktur sejauh diperlukan untuk menjalankan layanan atau bila diwajibkan hukum.

Cookie dan pengukuran iklan

Halaman pemasaran publik Kasirinyuk (beranda, halaman harga, halaman pendaftaran, panduan, dan halaman ini) memuat pixel Meta (Facebook dan Instagram) untuk mengukur efektivitas iklan. Pixel memasang cookie yang menandai bahwa kunjungan berasal dari sebuah iklan. Halaman setelah login, termasuk seluruh dasbor, laporan, dan struk, tidak memuat kode penyedia iklan sama sekali, sehingga data usaha, transaksi, pelanggan, dan karyawan tidak pernah dikirimkan ke Meta maupun penyedia iklan lain. Halaman-halaman itu memuat pengukuran performa milik penyedia hosting, yang dijelaskan pada bagian berikutnya.

Saat pendaftaran berhasil, Kasirinyuk mengirimkan pemberitahuan konversi ke Meta dari sisi server. Alamat email disertakan hanya dalam bentuk hash SHA-256 yang tidak dapat dikembalikan menjadi alamat aslinya; email dalam bentuk terbaca tidak pernah dikirimkan. Kata sandi, PIN, isi transaksi, dan data pelanggan usaha tidak pernah disertakan. Pemasangan pixel dapat dihentikan sepenuhnya oleh pengelola tanpa mengubah cara aplikasi bekerja, dan pengunjung dapat memblokirnya melalui pengaturan cookie peramban masing-masing.

Pengukuran performa dan kunjungan halaman

Seluruh halaman Kasirinyuk, termasuk halaman setelah login, memuat pengukuran kunjungan dan performa dari penyedia hosting yang sama, yang sudah disebut pada bagian “Penyimpanan dan pihak pemroses”. Setiap kunjungan memang sudah melewati infrastruktur mereka sebelum sampai ke aplikasi, sehingga pengukuran ini tidak menambah pihak baru yang melihat data. Tujuannya satu: mengetahui halaman mana yang lambat pada perangkat sungguhan, terutama layar kasir yang dipakai di ponsel Android sederhana.

Yang dikirim hanya pola alamat halaman, angka kecepatan pemuatan, serta keterangan umum perangkat dan peramban. Alamat halaman dipadatkan lebih dulu: bagian yang berisi identitas atau kode rahasia diganti dengan polanya, sehingga tautan struk yang Anda bagikan ke pembeli terkirim sebagai /struk/[token]. Kodenya tidak ikut, dan struk itu tidak dapat dibuka dari data pengukuran. Seluruh parameter di belakang tanda tanya juga dibuang.

Isi transaksi, nama dan data pelanggan usaha, nama karyawan, PIN, kata sandi, dan alamat email tidak pernah disertakan. Pengukuran ini tidak dipakai untuk menargetkan iklan dan tidak dihubungkan dengan identitas akun. Pemasangannya dapat dihentikan sepenuhnya oleh pengelola tanpa mengubah cara aplikasi bekerja.

Keamanan dan retensi

Kasirinyuk memakai autentikasi, kontrol akses berbasis peran, pemisahan data antar-usaha, dan koneksi terenkripsi. Data dipertahankan selama akun aktif atau selama dibutuhkan untuk kewajiban pencatatan, keamanan, penyelesaian sengketa, dan hukum.

Hak dan permintaan pengguna

Pemilik akun dapat meminta akses, koreksi, ekspor, atau penghapusan data pribadinya, dengan memperhatikan kewajiban retensi transaksi. Permintaan dan laporan insiden dikirim kepada pengelola Kasirinyuk melalui kanal dukungan resmi yang dicantumkan saat layanan dibuka untuk publik.

Catatan sebelum rilis publik

Dokumen minimum ini perlu ditinjau kembali oleh penasihat hukum dan dilengkapi identitas badan usaha, alamat, kontak pelindungan data, periode retensi terukur, serta prosedur insiden sebelum menerima pengguna umum.