← Semua panduan

Mengelola usaha · 6 langkah

Memasang QR pesan sendiri

Menyalakan pemesanan lewat QR untuk satu cabang, mencetaknya, dan mematikannya bila perlu.

Dipakai saat

Saat antrean di depan kasir mulai panjang dan Anda ingin pembeli memilih menu sambil menunggu.

Untuk peran

PemilikManajer

01 · Langkahnya

Urut seperti
di layar

6 langkah, ditulis sebagai perintah singkat. Tidak perlu dihafal — buka halaman ini sambil mengerjakannya.

  1. Nyalakan untuk cabang yang dituju

    Buka halaman Cabang, pilih cabangnya, lalu nyalakan "Pesan lewat QR". Bawaannya mati. Selama belum Anda nyalakan sendiri, tidak ada satu pun tautan pemesanan yang hidup.

  2. Putuskan apakah sisa stok ikut ditampilkan

    Sakelar kedua menentukan pembeli melihat menu yang sedang habis atau tidak. Ini tampilan saja. Menyalakannya tidak menahan stok untuk siapa pun, hanya menghemat kekecewaan pembeli yang memesan menu yang sudah jelas kosong.

  3. Cetak QR-nya

    Satu QR untuk satu cabang, tanpa nomor meja. Boleh diperbanyak sebanyak yang Anda mau: semua salinan menunjuk tempat yang sama, dan yang menghubungkan pembeli dengan pesanannya adalah nomor antrean, bukan stikernya.

  4. Tempel di tempat orang menunggu

    Meja tunggu, etalase, atau dinding di dekat antrean. Hindari menempelnya di tempat yang terlihat dari luar warung saat tutup, karena pesanan bisa masuk kapan saja selama fiturnya menyala.

  5. Beri tahu kasir sebelum stikernya terpasang

    Pesanan masuk ke panel di layar kasir, bukan ke HP Anda. Kasir yang menariknya jadi keranjang lalu menagih seperti biasa. Kasir yang belum diberi tahu akan mengira panel itu kerusakan.

  6. Ketahui satu-satunya rem yang tersedia

    Stiker yang sudah tercetak tidak bisa dicabut satu per satu. Kalau QR-nya difoto lalu dipakai iseng, yang bisa Anda lakukan hanya mematikan sakelar untuk cabang itu, dan itu mematikan seluruh stiker cabang tersebut sekaligus. Cetak seperlunya dulu sebelum mencetak banyak.

02 · Pertanyaan yang sering muncul

Yang biasanya
ditanyakan lagi

QR saya difoto orang lalu dipakai iseng dari rumah, bagaimana?

Matikan sakelarnya untuk cabang itu. Tidak ada cara mencabut satu stiker saja. Kabar baiknya, pesanan iseng tidak merugikan apa pun: tidak ada stok yang terpotong, tidak ada nomor struk yang terpakai, tidak ada uang yang berpindah. Setiap cabang juga dibatasi 50 pesanan aktif sekaligus, dan tiap pesanan hilang sendiri setelah 4 jam.

Perlu QR terpisah tiap meja?

Tidak, dan memang tidak disediakan. Pembeli tetap datang ke kasir untuk membayar, jadi nomor meja tidak menambah apa pun. Yang dipakai memanggil adalah nomor antrean seperti A1 dan A2.

Nomor antreannya mulai lagi dari A1 tiap hari?

Ya, per cabang per hari, mengikuti batas hari zona waktu cabang itu. Dua cabang bisa sama-sama punya A1 pada hari yang sama tanpa saling tertukar.

Pembeli bisa menulis catatan seperti "tanpa sambal"?

Belum bisa. Pembeli hanya memilih varian dan topping yang sudah Anda siapkan. Permintaan khusus tetap disampaikan ke kasir, supaya yang menerimanya adalah orang yang bisa bertanya balik.

Stikernya rusak, cetak ulang berarti tautannya berubah?

Tidak. Cetak lagi dari halaman yang sama dan hasilnya identik, jadi stiker lama yang masih terpasang tetap jalan.

Pembeli bisa mendaftar jadi pelanggan sendiri dari halaman itu?

Bisa menuliskan nama dan nomor HP-nya, tetapi ia belum masuk daftar pelanggan Anda saat itu juga. Nomornya menempel di pesanan, muncul di layar kasir, dan baru menjadi pelanggan ketika kasir menekan Bayar. Itu disengaja: halaman pemesanan bisa dibuka siapa saja yang memfoto QR Anda, dan daftar pelanggan yang bisa diisi orang tanpa membeli akan cepat penuh nomor karangan. Poinnya tetap dihitung seperti biasa, satu poin tiap Rp1.000.

Halaman itu menampilkan poin pembeli?

Tidak, dan itu bukan kekurangan. Halaman itu terbuka tanpa login, jadi kalau ia menjawab "poin Anda sekian" untuk nomor mana pun yang diketik, siapa saja bisa mengetik nomor tetangganya untuk mengintip. Pembeli melihat poinnya di struk dan dari kasir.

Menyalakan ini berarti pembeli membayar lewat aplikasi?

Tidak. Pembeli hanya memilih menu. Pembayaran tetap di kasir dan uangnya tetap Anda terima sendiri, sama seperti sebelumnya.

04 · Mulai

Belum pakai
Kasirinyuk?

Coba gratis 14 hari, tanpa kartu kredit. Cukup pakai HP atau tablet Android yang sudah ada.